Monday, February 9, 2009

Rujak Tolet Khas Kota Surabaya

Rujak Tolet

Jika kita menyinggung tentang kuliner khas kota Surabaya, rasanya tak kan pernah lepas dari aroma petis udang (shrimp paste). Mulai dari yang paling terkenal, Rujak Cingur, Lontong Balap, Semanggi dan Sayur Asin. Walau sejatinya, "gudang"nya petis udang justru bukan Surabaya, melainkan kota Sidoarjo - yang tak jauh dari Surabaya.

Ditengah-tengah kepopuleran Rujak Cingur dan Lontong Balap, sebenarnya ada satu lagi makanan khas Surabaya yang mulai amat jarang dijumpai. Bahkan Di tempat saya dibesarkan dulu pun - daerah Pandegiling, hanya satu orang yang tetep bertahan menjualnya.


Jika anda mengaku sebagai orang Surabaya asli, dipastikan tak kan asing dengan makanan ini, iya ! Rujak Tolet .

Namanya unik bukan ?! Tolet (* hati-hati jangan terpeleset lidahnya ya...hehee*), bermakna hampir sama dengan kata Colek. Kenapa begitu??berdasarkan " informasi turun temurun " di keluarga saya, dinamakan begitu karena cara memakannya biasa saja, tidak perlu memakai garpu/tusuk, cukup dengan tangan kita (yg pasti sudah bersih kan'). Kita ambil potongan buahnya dan kita colek bumbu petisnya, sang penjual pun meracik setiap bumbu petis hanya dengan mencoleknya lewat ujung punggung sendok. Bahkan paling nikmat jika mencicipi bumbu rujak tolet dengan cara mencolek pakai ujung jari telunjuk kita...hehee endang bambaaang (kalau kata Pak Bondan Winarno).

Yang membedakan bumbu rujak tolet dengan jenis rujak lainnya adalah paduan rasa petis yg dicampur dengan kecap manis, sedikit gula merah bertemu dengan rasa khas bawang putih goreng. Woww, apalagi jika harus ditambahkan potongan cabe rawit ...hemmmm.... Top Markotop deh !!

Namun, diantara bumbu dan racikan buah-buahan yang ada dalam rujak tolet, yang paling saya suka sejak balita dulu adalah tahu kuningnya. Dulu, seringkali hanya beli tahu kuningnya saja, sambil dicolekkan ke bumbu petisnya...uhhh sedep !! sampai-sampai Ibu Penjual Rujak suka pasang wajah cemberut & akhirnya membatasi "quota" tahu kuning ke saya.

Ingin menikmati rujak tolet sambil mengenang kenangan masa kecil kita dulu??? Yuuk, kita buat sama-sama ...

1*
Bahan-Bahan:

Aneka Buah-buahan
Tahu Kuning


2*
Bumbu-bumbu :

Petis Udang
Bw. Putih Goreng
Kecap Manis
Air asam jawa
Gula Jawa

3*
Siapkan sebuah piring makan, ambil kira-kira 1 sdt Petis Udang, 1/2 sdt Bw. Putih Goreng, Cabe Rawit (potong2 pake sendol saja), 1/2 sdt Air Asam Jawa, sedikit Gula Merah, kucurkan sekitar 3 sdm Kecap Manis, ulek rata menggunakan punggung sendok tadi.

4*
Mulai racik aneka buah-buahan di atasnya, seperti Kedondong, Pepaya (3/4 matang), Bengkoang, Timun, Nanas, Belimbing & Mangga Muda, jika sedang musim, kita biasa juga menggunakan buah Jambu Monyet (jambu mente). Lalu irisan tahu kuning (tahu diberi bumbu kunyit, bw putih & garam, lalu dikukus sebentar & digoreng setengah kering). Terakhir taburkan bawang putih goreng.

Rachmah Setyawati

Rachmah Setyawati from Surabaya, Indonesia

Ordinary Woman with Great Obsession
Rujak Tolet Khas Kota Surabaya

No comments:

Post a Comment